electric

PLN Tandatangani Kontrak Jual Beli Listrik Swasta PLTU Pontianak-3 (Jakarta, 7/12) Pengadaan PLTU Pontianak-3 (2 x 25 MW) dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sistem kelistrikan di Kalimantan khususnya Kalimantan Barat. Proyek ini dilaksanakan dengan skema Independent Power Producer (IPP). Direktur Utama PLN, Nur Pamudji (kanan) dan Direktur Utama PT Leyand Pontianak Power, Djoko Purwanto (kiri) sedang memeriksa naskah kontrak Power Purcase Agreement (PPA) proyek IPP PLTU Pontianak-3 kapasitas 2 X 25 MW, di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Rabu (7/12). PLTU Pontianak-3 ini direncanakan mulai Commercial of Date (COD) pada bulan September 2014 dengan masa kontrak 25 tahun. Hal ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Menteri ESDM untuk melakukan pembelian tenaga listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) tertanggal 1 November 2011. Menurut Dirut PLN Nur Pamudji, PLN sedang merasa lapar energi sehingga diharapkan proyek PLTU Pontianak-3 ini secepatnya dibangun dan secepatnya mengirimkan tenaga listrik ke PLN. “Saya harap secepatnya bisa selesai, tapi cepat selesai juga harus kualitasnya baik, karena PLN mempunyai pengalaman baik dan pengalaman buruk perihal penerapan teknologi China untuk proyek PLTU,” ucapnya. Nur Pamudji meminta konsorsium Leyand-Panin Financial Tbk-Permata Prima Elektrindo agar pembangunan proyek PLTU Pontianak-3 tersebut bisa sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. “Saya ingin, setelah penandatanganan ini, bapak-bapak jangan tidur, langsung kerjakan dengan baik sesuai jadwal. Karena kalau sampai IPP ini tidak perform, bukan hanya bapak-bapak yang rugi, tapi PLN juga kena imbas ruginya. Kalau nanti, sudah mengalir 50 MW dan PLN mendapat tambahan pelanggan sebesar 50 MW itu, tiba-tiba di tengah tidak jalan, habis PLN digebuki pelanggan. Saya tidak ingin itu terjadi”, tegas Nur Pamudji. Sementara itu, Direktur Utama PT Leyand Pontianak Power Djoko Purwanto merasa bahagia karena pihaknya telah diberi amanah untuk bisa memberikan kontribusi kepada negara berupa kesempatan untuk ikut menerangi Kalimantan Barat. “Sudah sejak lama kami ingin memasuki dunia industri ketenagalistrikan, karena sebelumnya kami pun telah membangun pembangkit listrik di beberapa daerah seperti di Keramasan-Palembang, Jambi, dan Kalimantan. Dengan masuknya PLTU Pontianak-3 ini, mudah-mudahan mampu menunjukkan bahwa kami serius untuk masuk kedalam industri ketenagalistrikan, “ tutur Djoko. sumber http://www.pln.co.id/?p=4481

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © electric Urang-kurai